Rabu, 17 Juli 2013

pengertian penduduk

PENGERTIAN PENDUDUK
A.               Penduduk  adalah semua orang yang berdomisili di daerah geografis RI selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan untuk menetap (badan Pusat Statistik, 2009 )
B.               penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografis ruang tertentu ( wikipedia, 2009 )
C.               Penduduk  atau warga suatu negara atau daerah bisa didefenisikan menjadi dua :
1. orang yang tinggal di daerah tersebut
2. orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.

DINAMIKA KEPENDUDUKAN
ž Dinamika kependudukan adalah perubahan penduduk . Perubahan itu selalu terjadi dan dalam UU No. 10 tahun 1992 tentang “ Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera “ disebut dengan perkembangan kependudukan.
ž Perkembangan kependudukan terjadi akibat adanya perubahan yang terjadi secara alami maupun karena perilaku yang terkait dengan upaya memenuhi kebutuhan. Perubahan secara alami itu adalah kematian dan kelahiran, sedangkan yang terkait dengan upaya pemenuhan kebutuha adalah migrasi atau pindah tempat tinggal.
ž Manfaat dari memahami dinamika penduduk adalah :
a. mengetahui jumlah penduduk pada suatu waktu dan wilayah tertentu
b. memahami perkembangan dari keadaan terdahulu, sekarang, dan perkiraan yang akan datang.
c. mempelajari hubungan sebab akibat keadaan penduduk dengan aspek kehidupan lain misalnya ekonomi, pendidikan, sosial, kesehatan, dll.
d. merancang antisipasi menghadapi perkembangan kependudukan yang terjadi baik hal yang menguntungkan maupun yang merugikan.


FAKTOR DEMOGRAFI YANG MEMPENGARUHI LAJU              PERTUMBUHAN PENDUDUK
1. kelahiran
fertilitas adalah kemampuan seorang wanita secara riil untuk melahirkan yang diwujudkan dengan jumlah bayi yang senyatanya dilahirkan. Tinggi rendahnya kelahiran erat hubungannya dan tergantung pada struktur umur, banyaknyaperkawinan, penggunaan alat kontrasepsi, aborsi, tingkat pendidikan, status pekerjaan, serta pekerjaan, serta pembangunan ekonomi.
Beberapa ukuran fertilitas yang sering digunakan :
a. angka kelahiran kasar
angka yang menunjukan jumlah kelahiran pertahun di satu tempat /1000 penduduk.
b. angka fertilitas umum
yang dibandingkan adalah jumlah kelahiran dengan jumlah penduduk wanita pertengahan tahun dalam usia subur ( 15-29 )
c. angka kelahiran menurut golongan usia
pengelompokan  usia pada umumnya dengan interval 5 tahun. Hal ini dikarenakan usia subur sudah ditetapkan oleh ilmu kedokteran terentang antara usia 15 sampai 49 tahun
 d. angka fertilitas menurut urutan kelahiran
untuk mengukur tinggi rendahnya fertilitas suatu negara, maka tingkat fertilitas menurut urutak kelahiran adalah yang paling sesuai untuk digunakan.


e. standarisasi angka fertilitas
angka fertilitas di suatu negara, tinggi rendahnya dipengaruhi oleh beberapa variabel, contohnya usia, sosial ekonomi, sosial budaya, jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, status perkawinan
f. pengukuran fertilitas
bila kita ingin mengukur fertilitas kumulatif, maka uanga diukur adalah rata-rata jumlah anak laki-laki dan wanita yang dilahirkan oleh seorang wanita pada usia subur hinga melampaui batas reproduksi  (15-49 tahun )
g. angka fertilitas total
jumlah kelahiran hidup baik laki atau perempuan tiap 1000 penduduk yang hidup hingga akhir masa subur atau masa reproduksi.
h. gross Reproduction rates
jumlah kelahiran bayi wanita oleh 1000 wanita sepanjang masa reproduksinya (masa subur ) dengan syarat tidak ada seorang wanita yang meninggal sebelum mengakhiri masa reproduksinya.
i. net Reproduction rates
jumlah kelahiran bayi wanita dari 1000 wanita dengan memperhitungkan kemungkinan meninggalkan wanita itu sebelum mengakhiri masa reproduksinya.
j. faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya fertilitas penduduk
1. faktor demografi : struktur umur , perkawinan, umur kawin pertama, paritas. Disrubsi (gangguan) perkawinan, dan proporsi yang kawin.
2. faktor nongrafi : keadaan ekonomi penduduk., tingkat pendidikan, perbaikan status perempuan, urbanisasi, dan industrialisasi.

2. Kematian (mortalitas )
Kematian seseorang dalam suatu penduduk disebabkan oleh berbagai faktor antara lain struktur umur, jenis kelamin, pekerjaan, status sosial ekonomi, serta keadaan lingkungan yang berbeda.
A. angka kematian kasar
menunjukan jumlah kematian penduduk setiap 1000 orang / tahun
B. angka kematian menurut kelompok umur
meyatakan banyaknya kematian penduduk pada kelompok umur tertentu per1000 penduduk pada kelompok umur tersebut yang sama.
C. Angka kematian ibu
menyatakan jumlah kematian ibu yang disebabkan karena faktor kehamilan, persalinan dan nifas per100.000 kelahiran dalam tahun tertentu.
D. angka kematian bayi
menunjukan jumlah kematian bayi (berumur 0 hari s.d. sebelum satu tahun) per1000 kelahiran pada tahun tertentu.
3. perpindahan (migrasi)
Perpindahan penduduk untuk menetap lebih dari 3 bulan atau permanen dari suatu daerah ke dearah lain (minimal lain kabupaten / kotamadya )
migrasi dibedakan menjadi :
a. migrasi masuk (mi)
b. migrasi keluar (mo)
c. migrasi metto (mn)

MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA
                                                                             
1. jumlah dan pertumbuhan penduduk
jumlah penduduk indonesia sangat besar kurang lebih 210 juta atau no. 4 di dunia . Tingkat pertumbuhan cepat sekitar 1,85 % pertahun
   2. persebaran dan kepadatan penduduk
persebaran  penduduk tidak merata, sebagian besar atao sekitar 70 % tinggal di pulau jawa dan bali.
3. struktur umur penduduk
jumlah penduduk usia muda (belum produktif) maih besar. Penduduk umur 0-4 tahun s/d 15-19 tahun disebut sebagai penduduk muda (belum produktif dan penduduk umur 65 tahun keatas sebagai penduduk tua / lansia (nonproduktif lagi)
4. kualitas penduduk
kualitas penduduk indonesia masih kurang baik dari segi pendidikan, kesehatan, dan tingkat kesejahteraannya.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar